Wisata Tumuran Private Meseum Solo: Menikmati Koleksi Seni Modern dan Kontemporer

Diposting Agustus 29, 2026 oleh admin

Tumurun Private Museum Solo merupakan salah satu destinasi wisata seni yang menarik untuk dikunjungi di Kota Solo. Berbeda dari museum sejarah pada umumnya, tempat ini menawarkan pengalaman melihat berbagai karya seni modern dan kontemporer dalam suasana galeri yang modern dan elegan.

Bagi wisatawan yang mencari tempat wisata di Solo yang unik, estetik, dan berbeda, Tumurun Museum bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk dimasukkan dalam daftar perjalanan.

Museum ini berada di Jl. Kebangkitan Nasional No. 2/4, Surakarta, Jawa Tengah, kawasan Sriwedari.

Mengenal Tumurun Private Museum

Tumurun Museum didirikan pada 2018 oleh keluarga Lukminto. Nama “Tumurun” berasal dari istilah Jawa turun-temurun, yang menggambarkan gagasan mengenai warisan seni yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Museum ini memiliki tujuan untuk mengoleksi, merawat, memamerkan, sekaligus memberikan edukasi mengenai seni modern dan kontemporer Indonesia maupun mancanegara.

Karena itu, Tumurun tidak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi pribadi, tetapi juga berupaya menjadi ruang untuk memperkenalkan seni kepada masyarakat.

  1. Koleksi Seni yang Beragam

Salah satu alasan utama wisatawan datang ke Tumurun adalah koleksi seninya. Museum ini memiliki karya dari berbagai seniman Indonesia, mulai dari karya modern hingga seni kontemporer.

Koleksinya mencakup lukisan, patung, instalasi, dan berbagai karya seni lainnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mencatat sejumlah nama besar dalam koleksi Tumurun, antara lain Affandi, Ahmad Sadali, Basoeki Abdullah, Hendra Gunawan, Raden Saleh, Lee Man Fong, hingga seniman kontemporer seperti Eko Nugroho dan Heri Dono.

Keberagaman tersebut membuat kunjungan ke museum terasa seperti menjelajahi perjalanan perkembangan seni rupa Indonesia.

  1. Ruang Museum yang Modern dan Estetik

Tumurun Museum memiliki ruang pamer dengan desain minimalis. Dinding berwarna terang, pencahayaan galeri, serta lantai yang bersih membuat setiap karya seni terlihat menonjol.

Suasana seperti ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang senang menikmati wisata estetik di Solo dan fotografi.

  1. Pameran Seni yang Terus Berganti

Tumurun tidak hanya menampilkan koleksi pribadinya. Museum ini juga menyelenggarakan pameran khusus secara berkala.

Menurut situs resmi museum, terdapat sekitar dua pameran khusus setiap tahun, dengan tujuan menghadirkan ruang bagi gagasan dan praktik seni baru.

Saat ini, salah satu pameran yang tercantum di situs resmi adalah “JUMAADI – Yang Bersayap Rangka Daun”, yang berlangsung dari 19 Juni 2026 hingga 10 Januari 2027.

Pengalaman Berkunjung ke Tumurun Museum

Berkunjung ke Tumurun memberikan pengalaman yang berbeda dari wisata museum pada umumnya. Pengunjung dapat menikmati karya seni dengan suasana yang tenang dan modern.

Setiap karya memiliki karakter dan cerita yang berbeda. Ada lukisan dengan gaya realistis, karya abstrak, patung, hingga instalasi berukuran besar.

Hal tersebut membuat Tumurun cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata Solo, seni, budaya, dan fotografi dalam satu kunjungan.

Lokasi Tumurun Private Museum

Tumurun Museum berada di:

Jl. Kebangkitan Nasional No. 2/4, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.

Lokasinya berada di kawasan Sriwedari, sehingga cukup mudah dimasukkan ke dalam rencana perjalanan wisata di pusat Kota Solo.

Jam Buka Tumurun Museum

Berdasarkan informasi terbaru pada situs resmi Tumurun Museum, museum buka:

Selasa–Minggu: 10.00–16.00 WIB.

Karena jadwal kunjungan dan pameran dapat berubah, wisatawan sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum datang.

Cara Berkunjung

Tumurun Museum menyediakan pembelian tiket melalui situs resminya. Pengunjung dapat memilih tanggal dan waktu kunjungan yang tersedia. Museum juga menyebutkan bahwa tiket dapat dibeli langsung di tempat sesuai dengan jam buka.

Pengunjung dianjurkan datang 15 menit sebelum waktu kunjungan untuk melakukan konfirmasi kepada petugas museum.

Situs resmi Tumurun Museum & informasi tiket

Aturan yang Perlu Diperhatikan

Sebelum berkunjung, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Museum melarang pengunjung membawa tas, ransel, tripod, dan tongsis ke ruang museum. Barang tertentu dapat dititipkan di tempat penitipan.

Pengunjung juga diminta menjaga ketenangan, tidak menyentuh karya seni, serta mengikuti aturan mengenai penggunaan kamera dan flash photography.

Apakah Tumurun Museum Layak Dikunjungi?

Ya, terutama bagi wisatawan yang menyukai seni dan tempat wisata unik.

Tumurun Private Museum menawarkan sesuatu yang berbeda dari destinasi wisata Solo lainnya. Jika Keraton Surakarta menghadirkan sejarah dan tradisi Jawa, Tumurun menghadirkan sisi seni modern dan kontemporer.

Tempat ini cocok untuk:

  • Pecinta seni.
  • Wisatawan yang menyukai museum.
  • Pemburu tempat fotografi estetik.
  • Pelajar dan mahasiswa.
  • Wisatawan yang ingin mencari destinasi unik di Solo.
  • Pengunjung yang ingin menikmati wisata indoor.

KESIMPULAN

Tumurun Private Museum adalah salah satu destinasi wisata seni yang menarik di Kota Solo. Museum ini menghadirkan koleksi seni modern dan kontemporer dalam ruang pamer yang modern, sekaligus menjadi tempat untuk mengenal perkembangan seni Indonesia.

Dengan lokasinya yang berada di kawasan Sriwedari, Tumurun Museum juga dapat menjadi bagian dari itinerary ketika menjelajahi berbagai tempat wisata di Solo.

Bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda selain wisata sejarah dan kuliner, berkunjung ke Tumurun Private Museum bisa menjadi pilihan yang menarik.